Senin, 22 Februari 2016

NAMA :AGUNG HUTOMO PUTRA 
NPM: E1I014019
PRODI :ILMU KELAUTAN 
QUIZ KE 1 WIDYA SELAM 
FAKULTAS PERTANIAN 
UNIVERSITAS BENGKULU


APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG WIDYA SELAM?
JAWAB :
Menyelam adalah kegiatan yang dilakukan di bawah permukaan air, dengan atau tanpa menggunakan peralatan, untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 
      Menyelam, sebagai suatu profesi, sudah dikenal lebih dari 5000 tahun lalu. Penyelam zaman dulu mungkin tidak bisa mencapai kedalaman lebih dari 100 feet. Biasanya kegiatan ini dilakukan untuk mengambil kerang dan mutiara. Dalam sejarah Yunani, Herodotus menceritakan seorang penyelam bernama Scyllis yang dipekerjakan Raja Persia Xerxes untuk mengambil harta karun yang tenggelam pada abad ke 5 SM.
    Sejak jaman dulu, penyelam juga dipergunakan untuk militer, seperti menenggelamkan kapal musuh, memotong jangkar, dan melubangi kapal dari bawah. Alexander The Great mengirimkan penyelam untuk meruntuhkan pelabuhan di kota Tyra (Libanon) yang kemudian dikuasai tahun 332 SM.
      Para penyelam jaman dulu juga dipergunakan untuk menyelamatkan barang yang tenggelam. Pada abad pertama SM, khususnya di Mediterania barat, para penyelam sudah terorganisir dan pembayarannya sudah diatur hukum. Pembayarannya tergantung kedalaman air yang diselami. Jika kedalamannya 24 feet maka penyelam dibayar sesuai barang yang diselamatkan. Kedalaman 12 feet maka diberikan 1/3, dalam kedalaman 3 feet maka diberikan 1/10
 
BEBERAPA PENYAKIT YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYELAMAN
1.      Penyumbatan nadi oleh gelembung udara  (Arterial Gas Embolism)
      Definisi : pecahnya dinding alveoli (kantong-kantong udara pada paru-paru)     yang menyebabkan udara masuk ke dalam peredaran darah sehingga terjadi     penyumbatan pembuluh darah
      Penyebab :
·        Menahan nafas saat naik ke permukaan
·         Terlalu cepat naik ke permukaan tanpa buang nafas yang cukup
      Pencegahan :
  Bernafas normal saat menyelam
   Jangan menahan nafas pada waktu naik
 
2. Vertigo
    Definisi : penyelam merasa pusing seakan sekelilingnya berputar
     Penyebab : Tekanan yang tidak merata pada mekanisme keseimbangan telinga   tengah             akibat masuknya air dan adanya penyumbatan pada saluran     Eustachian
    Gejalanya : Kehilangan orientasi dan mual
    Pencegahan :
·         Jangan memaksakan diri menyelam bila terasa sakit
·        Jangan menyelam terlalu dalam
·         Jangan menyelam sewaktu pusing
 
3. Pendarahan
    Definisi : keluarnya darah segar pada hidung, telinga atau mulut
    Penyebab :
·        Pada mulut mungkin disebabkan lidah tergigit pada waktu kejang
·         Keluar buih pada mulut, menunjukkan robeknya paru-paru dan emboli udara
·        Pada hidung, adanya peniupan yang yang terlalu kuat pada saat equalizing
·         Pada telinga menujukkan pecahnya gendang telinga atau kerusakan saluran telinga
    Gejalanya : Batuk, darah pada masker,  Shock, tidak sadar
     Pencegahan :
 Jangan menahan nafas saat naik
Jangan menyelam saat pilek/flu
 
4. Keracunan zat asam arang (Carbon Dioxide Toxicity)
    Definisi : kelebihan CO2 pada jaringan
    Penyebab :
·          Kurangnya peredaran udara pada paru-paru yang disebabkan menahan        nafas, regulator tidak
       berfungsi baik, wetsuit yang terlalu ketat, udara terkontaminasi
        Gejalanya : Sakit kepala, mual, muntah, muka merah, tidak bisa berpikir           dengan baik
        Pencegahan :
·         Selalu bernafas dengan baik
·         Istirahat bila bernafas terasa berat
·         Hindari supply udara yang tidak bersih, alat-alat yang tidak baik
 
5. Nitrogen narkosis
     Definisi : kondisi mental yang menyerupai intoxikasi alcohol disebabkan kerja   nitrogen dan CO2 dibawah tekanan
    Penyebab :
·           Efek membius zat nitrogen yang dihirup dibawah tekanan (100 Feet)
    Gejalanya :
  Perasaan semu dengan merasa enak
  Kurangnya perhatian terhadap keselamatan
  Kegagalan menyelesaikan tugas meskipun sederhana
  Kelakuan yang bodoh
     Pencegahan :  Hindari menyelam terlalu dalam
 
6. Keracunan oksigen
Definisi : Efek toksik pada seorang penyelam sewaktu menghirup oksigen murni atau campuran oksigen dibawah tekanan
      Penyebab : Segala exposure yang menyebabkan meningkatnya tekanan partial oksigen diatas limit yang ditentukan
      Gejalanya :
·         Pengerutan otot
·         Mual
·         Pusing
·         Kesulitan bernafas, mendengar dan melihat
      Pencegahan :
  Jangan menyelam terlalu dalam
  Tidak mengunakan oksigen murni untuk menyelam
 
7. Pneumathorax
      Definisi : adanya udara diantara paru-paru dan dinding dada
      Penyebab :
·        Tekanan yang hebat di paru-paru menyebabkan kebocoran udara yang                     masuk antara paru-paru dan dinding dada
      Gejalanya :
·        Biru pada kulit, bibir dan kuku-kuku jari
·         Nyeri pada dada
Pencegahan :
. Jangan menahan nafas waktu menyelam
.  Jangan menyelam bila pernah mengalami kerusakan paru

Ada beberapa peralatan standart selam olah raga atau rekreasi yang harus dipakai dalam kegiatan penyelaman.

1.Masker
Merupakan kaca mata penutup mata dan hidung, untuk membantu daya lihat di dalam air saat penyelaman.
2.Snorkel
Merupakan alat untuk membantu pernafasan di permukaan air.
3.Fin
Sirip yang dipasang di kaki, untuk membantu daya dorong kaki di permukaan maupun di dalam air.
Regulator : Merupakan alat pengatur aliran udara dari tabung SCUBA untuk dihirup peselam ketika bernafas. Alat ini terdiri dari dua tingkatan pengaturan tekanan udara yang dihubungkan melalui kemampuan kerja untuk menahan tekanan rendah itu.
Submersible Pressure Gauge : Pengukur tekanan tabung yang dapat dibawa ke dalam air, dalam satuan BAR atau Psi.
Depth Gauge : Pengukur kedalaman air, satuan meter atau Feet.
Extra Second Stage : Merupakan regulator (Second Stage) tambahan yang berfungsi sebagai suplai udara pengganti jika keadaan darurat. Jenis suplai pengganti adalah “Alternate Inflator REGULATOR”.
4.Bouyancy Compensator Device (BCD)
Alat penggendali daya apung yang dilengkapi dengan alat penghembus tekanan rendah (Low Pressure Inflator) untuk fungsi pengembang/menghembuskan udara dalam BCD secara mekanis maupun ditiup.
5.Alat Penghitung Waktu Selam
Seperti jam, komputer selam. Perlu diketahui juga komputer selam merupakan alat pemantau untuk menjalankan proses hitungan secara otomatis terhadap kedalaman dan waktu penyelaman (seperti tabel selam), disamping informasi – informasi lain juga dibutuhkan untuk tujuan membantu keamanan saat dan setelah penyelaman.
6.Kelengkapan peralatan lain disesuaikan dengan kebutuhan khusus aktifitas penyelaman yang dilakukan seperti :
Þ Kompas bawah air, Senter Selam, Pisau Selam, Alat isyarat keadaan darurat.
Þ Pakaian pelindung, untuk menjaga kedinginan, tersengat matahari dan melindungi dari kemungkinan tergores.
Þ Pelampung di permukaan, untuk digunakan sebagai tanda petunjuk area kegiatan atau membantu keterapungan peselam di permukaan air






daftar pustaka 
https://plus.google.com/117755032638964484950/posts/ZbajzNaknPa
http://alatselam.blogspot.co.id/

Rabu, 16 September 2015






















 

DONOR DARAH (SYARAT & KEUNTUNGAN)


DEFINISI
 
Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah.
 
 
 
APA KEUNTUNGAN DONOR DARAH ?
 
  1. Ketika seseorang menyumbangkan darah, sumsum tulangnya dirangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru. Ini akan membuat organ pembentuk darah kita untuk berfungsi lebih efektif dan sel-sel aktif.
  2. Seorang dokter akan memeriksa calon donor yang mengajukan diri pada prosedur secara gratis. Dia akan juga tahu golongan darahnya dan tahu apakah dia menderita anemia atau tidak. Donor akan diberi tahu mengenai penyakit dilihat dalam darah sebagai hasil dari tes skrining.
  3. Menjaga kesehatan jantung, saat kita rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan resiko penyakit jantung.
  4. Membantu penurunan berat tubuh, menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira – kira 650. Eits … jangan salah bisa membuat pinggang kita ramping loh  
  5. Mendapatkan kesehatan psikologis, menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada sahabat kita yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis.
  6. Mendeteksi penyakit serius, tiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa terlebih dahulu sehingga kita bisa mengetahui apakah kita memiliki penyakit serius atau tidak seperti HIV, hepatitis, siphilis, malaria. Bagi yang menerima darah, ini adalah informasi penting agar tidak tertular penyakit serius tersebut. Sedangkan untuk si pendonor, ini adalah RAMBU PERINGATAN agar kita lebih mencintai tubuh kita sendiri 
 
 
APAKAH SYARAT-SYARAT MENDONOR ITU ?
 
1. Usia 18-60 tahun
2. Berat minimal 45 kg
3. Suhu oral tidak boleh melebihi 37,5 ᶛC
4. Nadi antara 48 - 100 per menit
5. Tekanan darah – di bawah kebijaksanaan petugas medis
6. Hemoglobin tidak boleh kurang dari 12,5 gr%
7. Tidur malam sebelum donor darah harus cukup minimal 5 jam.
8. Sudah sarapan / makan.
9. Persyaratan Medis 
 
 
 
APA SAJA PERSYARATAN MEDIS ITU ?
 
Para penderita penyakit di bawah ini tidak pernah dianjurkan untuk mendonor :
  • Penyakit paru aktif
  • Serangan demam rematik
  • Penyakit kardiovaskular
  • Penyakit ginjal
  • Reaksi alergi yang sedang kambuh
  • Kanker
  • Filiariasis (penyakit kaki gajah)
  • HIV/AIDS
  • Diabetes bawah oral hipoglikemik insulin dan obat-obatan
  • Asma dalam waktu dua bulan terakhir serangan
  • Sawan, epilepsi atau penyakit mental lainnya
  • Eksim, dermatitis kronis atau rutin dan kambuh
  • Ulkus/tukak lambung akut dalam dua tahun terakhir
  • Penyakit kulit kronis
  • Sifilis & penyakit menular seksual lainnya
  • Hepatitis B, Ikterus (sakit kuning)
  • Malaria – orang yang telah malaria tiga tahun lalu, tetapi tanpa kekambuhan bisa mendonorkan darah
Juga dengan kondisi-kondisi medis di bawah ini :
  1. Penerima transfusi darah atau plasma yang telah menerima transfusi darah dalam enam bulan terakhir tidak dapat memberikan darah
  2. Orang yang memiliki penyakit serius dalam tiga bulan terakhir
  3. Pekerjaan yang berbahaya – orang yang mengoperasikan alat berat seperti mesin berat, derek, bus, kereta api atau terlibat dalam pekerjaan yang sama, berbahaya bagi diri mereka sendiri dapat memberikan darah, tetapi seharusnya tidak melanjutkan pekerjaan mereka selama paling sedikit lima jam setelah donasi
  4. Obat-obatan & Alkohol – di bawah kebijaksanaan petugas medis
  5. Jarak penyumbangan darah : 2,5 - 3 bulan ( maksimal 5 kali /tahun )
  6. Dapat donor : 12 bulan setelah mendapat vaksinasi Rabies dan Hepatitis B, 4 minggu setelah imunisasi Rubella, 2 minggu setelah Immmunisasi polio, Varisella, MUMPS, Yellow fever.
  7. Dapat donor : 3 hari setelah minum obat mengandung aspirin, 12 bulan setelah pengobatan siphylis, GO
  8. Dapat donor 3 hari setelah pencabutan gigi, 6 bulan setelah operasi kecil, 12 bulan setelah operasi besar.
  9. Dapat donor 12 bulan setelah di tatto, ditindik, di tusuk jarum.
  10. Kulit lengan donor didaerah tempat penyadapan harus sehat tanpa kelainan


Selama melakukan donor :
 
  1. Kenakan pakaian dengan lengan yang dapat dinaikkan ke atas siku.
  2. Biarkan petugas donor darah lengan mana yang disukai untuk diambil darahnya dan tunjukkan setiap pembuluh darah yang telah digunakan untuk mengambil darah dengan baik.
  3. Tenang, dengarkan musik, berbicara dengan donor lain atau membaca selama proses donor
  4. Luangkan waktu untuk menikmati makanan ringan dan minuman di area minuman segera setelah donor selesai
 
Setelah melakukan donor :
 
  1. Minum banyak cairan selama 24-48 jam berikutnya untuk mengisi setiap cairan yang terambil.
  2. Hindari aktivitas fisik berat atau angkat berat selama sekitar lima jam setelah donasi.
  3. Jika kepala terasa ringan, berbaringlah dengan kaki ditinggikan sampai perasaan itu hilang.
  4. Jika pendarahan terjadi setelah perban dilepas, tekan titik bekas jarum dan angkatlah tangan selama 3-5 menit. Jika perdarahan atau memar terjadi di bawah kulit, lakukan kompres dingin ke daerah tersebut secara berkala selama 24 jam pertama.
  5. Nikmati perasaan baik yang muncul karena mengetahui bahwa Anda mungkin telah menyelamatkan tiga nyawa.
COPYRIGHT © 2015. RHESUSNEGATIF. ALL RIGHTS RESERVED. WEBSITE BY SOLOWEB


 

DONOR DARAH (SYARAT & KEUNTUNGAN)


DEFINISI
 
Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah.
 
 
 
APA KEUNTUNGAN DONOR DARAH ?
 
  1. Ketika seseorang menyumbangkan darah, sumsum tulangnya dirangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru. Ini akan membuat organ pembentuk darah kita untuk berfungsi lebih efektif dan sel-sel aktif.
  2. Seorang dokter akan memeriksa calon donor yang mengajukan diri pada prosedur secara gratis. Dia akan juga tahu golongan darahnya dan tahu apakah dia menderita anemia atau tidak. Donor akan diberi tahu mengenai penyakit dilihat dalam darah sebagai hasil dari tes skrining.
  3. Menjaga kesehatan jantung, saat kita rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan resiko penyakit jantung.
  4. Membantu penurunan berat tubuh, menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira – kira 650. Eits … jangan salah bisa membuat pinggang kita ramping loh  
  5. Mendapatkan kesehatan psikologis, menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada sahabat kita yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis.
  6. Mendeteksi penyakit serius, tiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa terlebih dahulu sehingga kita bisa mengetahui apakah kita memiliki penyakit serius atau tidak seperti HIV, hepatitis, siphilis, malaria. Bagi yang menerima darah, ini adalah informasi penting agar tidak tertular penyakit serius tersebut. Sedangkan untuk si pendonor, ini adalah RAMBU PERINGATAN agar kita lebih mencintai tubuh kita sendiri 
 
 
APAKAH SYARAT-SYARAT MENDONOR ITU ?
 
1. Usia 18-60 tahun
2. Berat minimal 45 kg
3. Suhu oral tidak boleh melebihi 37,5 ᶛC
4. Nadi antara 48 - 100 per menit
5. Tekanan darah – di bawah kebijaksanaan petugas medis
6. Hemoglobin tidak boleh kurang dari 12,5 gr%
7. Tidur malam sebelum donor darah harus cukup minimal 5 jam.
8. Sudah sarapan / makan.
9. Persyaratan Medis 
 
 
 
APA SAJA PERSYARATAN MEDIS ITU ?
 
Para penderita penyakit di bawah ini tidak pernah dianjurkan untuk mendonor :
  • Penyakit paru aktif
  • Serangan demam rematik
  • Penyakit kardiovaskular
  • Penyakit ginjal
  • Reaksi alergi yang sedang kambuh
  • Kanker
  • Filiariasis (penyakit kaki gajah)
  • HIV/AIDS
  • Diabetes bawah oral hipoglikemik insulin dan obat-obatan
  • Asma dalam waktu dua bulan terakhir serangan
  • Sawan, epilepsi atau penyakit mental lainnya
  • Eksim, dermatitis kronis atau rutin dan kambuh
  • Ulkus/tukak lambung akut dalam dua tahun terakhir
  • Penyakit kulit kronis
  • Sifilis & penyakit menular seksual lainnya
  • Hepatitis B, Ikterus (sakit kuning)
  • Malaria – orang yang telah malaria tiga tahun lalu, tetapi tanpa kekambuhan bisa mendonorkan darah
Juga dengan kondisi-kondisi medis di bawah ini :
  1. Penerima transfusi darah atau plasma yang telah menerima transfusi darah dalam enam bulan terakhir tidak dapat memberikan darah
  2. Orang yang memiliki penyakit serius dalam tiga bulan terakhir
  3. Pekerjaan yang berbahaya – orang yang mengoperasikan alat berat seperti mesin berat, derek, bus, kereta api atau terlibat dalam pekerjaan yang sama, berbahaya bagi diri mereka sendiri dapat memberikan darah, tetapi seharusnya tidak melanjutkan pekerjaan mereka selama paling sedikit lima jam setelah donasi
  4. Obat-obatan & Alkohol – di bawah kebijaksanaan petugas medis
  5. Jarak penyumbangan darah : 2,5 - 3 bulan ( maksimal 5 kali /tahun )
  6. Dapat donor : 12 bulan setelah mendapat vaksinasi Rabies dan Hepatitis B, 4 minggu setelah imunisasi Rubella, 2 minggu setelah Immmunisasi polio, Varisella, MUMPS, Yellow fever.
  7. Dapat donor : 3 hari setelah minum obat mengandung aspirin, 12 bulan setelah pengobatan siphylis, GO
  8. Dapat donor 3 hari setelah pencabutan gigi, 6 bulan setelah operasi kecil, 12 bulan setelah operasi besar.
  9. Dapat donor 12 bulan setelah di tatto, ditindik, di tusuk jarum.
  10. Kulit lengan donor didaerah tempat penyadapan harus sehat tanpa kelainan


Selama melakukan donor :
 
  1. Kenakan pakaian dengan lengan yang dapat dinaikkan ke atas siku.
  2. Biarkan petugas donor darah lengan mana yang disukai untuk diambil darahnya dan tunjukkan setiap pembuluh darah yang telah digunakan untuk mengambil darah dengan baik.
  3. Tenang, dengarkan musik, berbicara dengan donor lain atau membaca selama proses donor
  4. Luangkan waktu untuk menikmati makanan ringan dan minuman di area minuman segera setelah donor selesai
 
Setelah melakukan donor :
 
  1. Minum banyak cairan selama 24-48 jam berikutnya untuk mengisi setiap cairan yang terambil.
  2. Hindari aktivitas fisik berat atau angkat berat selama sekitar lima jam setelah donasi.
  3. Jika kepala terasa ringan, berbaringlah dengan kaki ditinggikan sampai perasaan itu hilang.
  4. Jika pendarahan terjadi setelah perban dilepas, tekan titik bekas jarum dan angkatlah tangan selama 3-5 menit. Jika perdarahan atau memar terjadi di bawah kulit, lakukan kompres dingin ke daerah tersebut secara berkala selama 24 jam pertama.
  5. Nikmati perasaan baik yang muncul karena mengetahui bahwa Anda mungkin telah menyelamatkan tiga nyawa.
COPYRIGHT © 2015. RHESUSNEGATIF. ALL RIGHTS RESERVED. WEBSITE BY SOLOWEB

DONOR DARAH (SYARAT & KEUNTUNGAN)


DEFINISI
 
Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah.
 
 
 
APA KEUNTUNGAN DONOR DARAH ?
 
  1. Ketika seseorang menyumbangkan darah, sumsum tulangnya dirangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru. Ini akan membuat organ pembentuk darah kita untuk berfungsi lebih efektif dan sel-sel aktif.
  2. Seorang dokter akan memeriksa calon donor yang mengajukan diri pada prosedur secara gratis. Dia akan juga tahu golongan darahnya dan tahu apakah dia menderita anemia atau tidak. Donor akan diberi tahu mengenai penyakit dilihat dalam darah sebagai hasil dari tes skrining.
  3. Menjaga kesehatan jantung, saat kita rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan resiko penyakit jantung.
  4. Membantu penurunan berat tubuh, menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira – kira 650. Eits … jangan salah bisa membuat pinggang kita ramping loh  
  5. Mendapatkan kesehatan psikologis, menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada sahabat kita yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis.
  6. Mendeteksi penyakit serius, tiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa terlebih dahulu sehingga kita bisa mengetahui apakah kita memiliki penyakit serius atau tidak seperti HIV, hepatitis, siphilis, malaria. Bagi yang menerima darah, ini adalah informasi penting agar tidak tertular penyakit serius tersebut. Sedangkan untuk si pendonor, ini adalah RAMBU PERINGATAN agar kita lebih mencintai tubuh kita sendiri 
 
 
APAKAH SYARAT-SYARAT MENDONOR ITU ?
 
1. Usia 18-60 tahun
2. Berat minimal 45 kg
3. Suhu oral tidak boleh melebihi 37,5 ᶛC
4. Nadi antara 48 - 100 per menit
5. Tekanan darah – di bawah kebijaksanaan petugas medis
6. Hemoglobin tidak boleh kurang dari 12,5 gr%
7. Tidur malam sebelum donor darah harus cukup minimal 5 jam.
8. Sudah sarapan / makan.
9. Persyaratan Medis 
 
 
 
APA SAJA PERSYARATAN MEDIS ITU ?
 
Para penderita penyakit di bawah ini tidak pernah dianjurkan untuk mendonor :
  • Penyakit paru aktif
  • Serangan demam rematik
  • Penyakit kardiovaskular
  • Penyakit ginjal
  • Reaksi alergi yang sedang kambuh
  • Kanker
  • Filiariasis (penyakit kaki gajah)
  • HIV/AIDS
  • Diabetes bawah oral hipoglikemik insulin dan obat-obatan
  • Asma dalam waktu dua bulan terakhir serangan
  • Sawan, epilepsi atau penyakit mental lainnya
  • Eksim, dermatitis kronis atau rutin dan kambuh
  • Ulkus/tukak lambung akut dalam dua tahun terakhir
  • Penyakit kulit kronis
  • Sifilis & penyakit menular seksual lainnya
  • Hepatitis B, Ikterus (sakit kuning)
  • Malaria – orang yang telah malaria tiga tahun lalu, tetapi tanpa kekambuhan bisa mendonorkan darah
Juga dengan kondisi-kondisi medis di bawah ini :
  1. Penerima transfusi darah atau plasma yang telah menerima transfusi darah dalam enam bulan terakhir tidak dapat memberikan darah
  2. Orang yang memiliki penyakit serius dalam tiga bulan terakhir
  3. Pekerjaan yang berbahaya – orang yang mengoperasikan alat berat seperti mesin berat, derek, bus, kereta api atau terlibat dalam pekerjaan yang sama, berbahaya bagi diri mereka sendiri dapat memberikan darah, tetapi seharusnya tidak melanjutkan pekerjaan mereka selama paling sedikit lima jam setelah donasi
  4. Obat-obatan & Alkohol – di bawah kebijaksanaan petugas medis
  5. Jarak penyumbangan darah : 2,5 - 3 bulan ( maksimal 5 kali /tahun )
  6. Dapat donor : 12 bulan setelah mendapat vaksinasi Rabies dan Hepatitis B, 4 minggu setelah imunisasi Rubella, 2 minggu setelah Immmunisasi polio, Varisella, MUMPS, Yellow fever.
  7. Dapat donor : 3 hari setelah minum obat mengandung aspirin, 12 bulan setelah pengobatan siphylis, GO
  8. Dapat donor 3 hari setelah pencabutan gigi, 6 bulan setelah operasi kecil, 12 bulan setelah operasi besar.
  9. Dapat donor 12 bulan setelah di tatto, ditindik, di tusuk jarum.
  10. Kulit lengan donor didaerah tempat penyadapan harus sehat tanpa kelainan


Selama melakukan donor :
 
  1. Kenakan pakaian dengan lengan yang dapat dinaikkan ke atas siku.
  2. Biarkan petugas donor darah lengan mana yang disukai untuk diambil darahnya dan tunjukkan setiap pembuluh darah yang telah digunakan untuk mengambil darah dengan baik.
  3. Tenang, dengarkan musik, berbicara dengan donor lain atau membaca selama proses donor
  4. Luangkan waktu untuk menikmati makanan ringan dan minuman di area minuman segera setelah donor selesai
 
Setelah melakukan donor :
 
  1. Minum banyak cairan selama 24-48 jam berikutnya untuk mengisi setiap cairan yang terambil.
  2. Hindari aktivitas fisik berat atau angkat berat selama sekitar lima jam setelah donasi.
  3. Jika kepala terasa ringan, berbaringlah dengan kaki ditinggikan sampai perasaan itu hilang.
  4. Jika pendarahan terjadi setelah perban dilepas, tekan titik bekas jarum dan angkatlah tangan selama 3-5 menit. Jika perdarahan atau memar terjadi di bawah kulit, lakukan kompres dingin ke daerah tersebut secara berkala selama 24 jam pertama.
  5. Nikmati perasaan baik yang muncul karena mengetahui bahwa Anda mungkin telah menyelamatkan tiga nyawa.
COPYRIGHT © 2015. RHESUSNEGATIF. ALL RIGHTS RESERVED. WEBSITE BY SOLOWEB